GULANGGULING.COM

Tips Sukses Membuat Cake & Cookies

Image via pixabay.com

GULANGGULING.COM | Tips – Baking adalah hal yang bisa dikatakan tricky. Susah-susah gampang dan gampang-gampang susah. Ada kalanya kita sudah mengikuti step by step dari resep yang tertulis namun tetap saja hasilnya tidak semulus yang dibayangkan.

Memang selain mengikuti resep, baking juga akan mahir salah satunya dengan belajar dari pengalaman. Yuk kita tengok beberapa tips sukses seputar baking. Tips ini kami ambilkan dari milis memasak Natural Cooking Club Indonesia.

Membuat Cake

1. Pastikan semua bahan dalam keadaan segar dan berada pada suhu ruang.

2. Wadah dan peralatan untuk mengocok harus bersih dan kering, bebas dari minyak dan residu lain. Sedikit saja minyak tercampur dalam telur, adonan akan sulit naik.

3. Bila disebutkan “kocok telur hingga kental/berjejak”, artinya telur dikocok hingga putih dan kental, kocokan kue akan meninggalkan jejak pada adonan yang lama hiangnya. Atau jika kocokan diangkat, adonan akan jatuh membentuk pita.

4. Ayak tepung di atas adonan telur. Mencampur tepung ke dalam adonan telur harus dilakukan perlahan-lahan, untuk menghindari kue menjadi liat. Usahakan arah adukan searah, atau aduk baik.

5. Mencairkan mentega/margarin tidak boleh sampai mendidih, karena akan menguapkan kadar air yang membuat kue moist sehingga merusak ikatan emulsinya. Mentega/margarin cukup dihangatkan asal cair saja. Matikan api sebelum mentega/margarin mencair seluruhnya. Sisa mentega/maragrin akan mencair sendiri karena suhu hangat.

6. Mentega cair harus didiamkan hingga hangat sebelum dicampur ke dalam adonan telur.

7. Mencampur mentega cair harus betul-betul merata dan seksama. Mentega yang tidak tercampur akan membentuk lapisan di bawah kue yang akan menyebabkan kue bantat. Usahakan spatula mencapai dasar mangkuk ketika mengaduk, untuk memastikan tidak ada mentega tertinggal di dasar mangkuk.

8. Pada pembuatan butter cake, terkadang putih telur dikocok terpisah. Campur putih telur yang sudah kaku ke dalam adonan mentega, aduk balik dengan seksama. Pastikan tidak ada putih telur yang masih menggumpal, karena akan menyebabkan kue berongga besar. Jika putih telur mencair di bagian bawah, jangan ikut sertakan cairan ini, karena akan menyebabkan kue bantat.

9. Khusus untuk sponge cake: Udara yang berlebih dalam adonan akan menyebabkan kue mengembang berlebihan dan mengempis di luar oven. Untuk meminimalisir hal ini, banting loyang berisi adonan sebelum masuk oven. Jatuhkan loyang beberapa kali ke atas meja agar udara merata. Udara berlebih akan naik dan pecah di permukaan adonan. Teknik ini khusus untuk sponge cake, JANGAN lakukan pada butter cake karena akan membuat mentega cenderung berkumpul di bawah.

10. Panaskan oven 10-15 menit sebelum adonan masuk. Oven yang dingin atau kurang panas ketika adonan masuk akan menyebabkan kue turun lebih dahulu sebelum sempat mengembang, menyebabkan kue bantat.

11. Pastikan suhu oven pas. Karena itu kenali oven anda dengan baik, dengan cara menggunakannya sesering mungkin dan mengamati perilakunya.

12. Jangan buka pintu oven hingga paling tidak ¾ waktu pemanggangan.

13. Untuk memeriksa kematangan kue, lakukan tes tusuk, juga tekan sedikit permukaan kue, jika permukaan kering dan membal, kue sudah matang. .

14. Diamkan kue dalam loyang di atas rak sebentar (lebih kurang 10 menit). Balik kue ke atas rak, biarkan hingga dingin. Pindahkan kue ke piring saji.

Membuat Kue Kering

1. Pastikan semua bahan dalam keadaan segar dan berada pada suhu ruang.

2. Lebih baik lagi jika terigu disangrai terlebih dahulu ±5 menit dengan api kecil. Tepung yang disangrai akan meminimalisir kelembapan tepung dan membantu kue menjadi lebih renyah.

3. Ayak semua bahan kering, terutama gula bubuk (jika ada).

4. Mengocok mentega/margarin tidak perlu terlalu lama, cukup sampai tercampur dan lembut saja. Jika dikocok terlalu lama dan sampai putih, kue kering akan melebar terlalu besar saat dipanggang.

5. Mencampur terigu dengan adonan mentega hendaknya menggunakan sendok kayu atau pastry blender, jangan menggunakan tangan. Panas dari tangan akan menyebabkan mentega meleleh terlalu cepat dan bersama terigu akan membentuk gluten, sehingga kue akan keras dan tidak renyah.

6. Jika adonan terlalu lembut/lengket untuk dibentuk, masukkan dalam lemari es 10-15 menit sebelum dibentuk.

7. Bila kue sudah berwarna keemasan dan kering tepinya, segera keluarkan dari oven karena proses pematangan masih akan berlangsung di luar oven. Kue mungkin masih agak lunak di tengahnya, tapi ketika dingin, akan mengeras dengan sendirinya.

Sumber: NCC Indonesia