Belajar Dari Serigala

11301
Wolf via pixabay.com

GULANGGULING.COM | Informasi – Tahukah kadang kita manusia bertindak tidak lebih baik daripada makhluk lain di sekitarnya? Kadang, ada saja pelajaran yang bisa diambil dari makhluk hidup lain, salah satunya adalah dari binatang. Yang membedakan antara manusia dan binatang hanyalah kemampuan berpikir dan merasa. Atau, kita kalah dari mereka?

Binatang, diketahui mempunyai insting atau naluri yang lebih tajam daripada manusia. Dikutip dari sebuah blog, insting adalah kecenderungan sebuah organisme untuk melakukan perilaku tertentu yang spesifik. Pola perilaku yang tetap ini bukanlah hasil belajar dari pengalaman, namun merupakan hasil turunan dari para pendahulunya. Insting ini dibentuk dari hasil pengalaman jangka panjang para pendahulunya dalam periode tertentu yang kemudian ‘dicetak’ dalam genetik mahluk itu untuk diteruskan pada keturunannya.

kelompok-serigala

Ini adalah sekawanan serigala, berjalan dalam musim dingin. Perhatikan bagaimana formasi mereka berjalan:

3 serigala yang berjalan paling depan adalah yang tua dan sakit, mereka berjalan di depan untuk mengatur kecepatan berjalan kelompoknya karena jika mereka di belakang pasti akan tertinggal.

5 serigala di belakangnya adalah yang terkuat dan terbaik, mereka bertugas untuk melindungi sisi depan bila ada serangan. Para ‘warga’ berada ditengah-tengah, terlindungi dari serangan manapun. 5 serigala di belakangnya adalah yang terkuat dan terbaik, mereka bertugas untuk melindungi sisi belakang bila ada serangan.

1 serigala yang terakhir adalah sang pemimpin. Dia memastikan ‘no one left behind’ dan ‘all keep stay one on pack’. Dia memastikan tidak ada yang tertinggal, dan kelompoknya tetap utuh bersama. Dia selalu siaga untuk berlari ke arah manapun untuk memerintahkan ‘protect and serve’ kepada para ‘bodyguard’ kelompoknya.

This what is called GOOD LEADERSHIP, make sure whole pack stay alive and protecting eachother.

Photo credit:
https://www.facebook.com/lia.ck.7?fref=nf

LEAVE A REPLY