Akhirnya saya memutuskan untuk menulis tentang klub ini lagi. Ini adalah kali kedua saya menulis tentang kondisi Manchester United pasca ditinggal Fergie. Tulisan pertama saya yaitu saat klub ini ditangani David Moyes yang akhirnya harus rela dirumahkan sebelum musim benar-benar habis.

Louis Van Gaal, pelatih yang dinilai sukses menangani tim besar seperti Barcelona, Bayer Munchen dan timnas Belanda ini ditunjuk sebagai pengganti David Moyes yang sempat diganti sementara oleh Ryan Giggs. Sebuah pergantian memang selalu membuat perubahan, itu pasti! Kalaupun tidak berubah itu sangat kecil kemungkinan. Van Gaal datang membawa beberapa pemain yang dinilainya akan membuat perubahan, sebut saja Di Maria, Harrera, Daley Blind, Marcos Rojo dan terakhir pemain fenomenal Ramadel Falcao turut dipinjam. Hukum jumlah pemain berlaku, karna klub mendatangkan pemain maka klub juga harus melepas pemain. Adalah pemain asli didikan akademi wellbeck yang harus rela dilego ke Arsenal, Chicarito yang harus rela dipinjamkan ke Madrid agar memperoleh banyak kesempatan main, walau sampai saat ini permainannya jauh dari kata “oke” , Luis Nani yang juga harus merelakan dirinya dipinjamkan ke Sporting Lisbon demi memuluskan kepindahan Marcos Rojo dan ada beberapa nama lain yang terpaksa dijual oleh klub.




