Penjelasan Mengenai Waktu Imsak

83

GULANGGULING.COM | Info Ramadhan – Dengan kemajuan teknologi dan informasi yang dialami oleh manusia, banyak hal yang keliru dan tidak diketahui banyak orang bisa dijelaskan dan diluruskan. Salah satunya adalah problematika mengenai imsak yang belakangan ini menjadi pertanyaan. 

Berikut ini adalah penjelasan mengenai waktu imsak yang banyak tidak diketahui oleh publik yang kami kutip dari akun youtube Kepo Syariah:

Penjelasan Tentang Waktu Imsak Yang Banyak Tidak Diketahui

Imsak berlaku juga terhadap puasa di luar puasa wajib seperti puasa Ramadhan. Pengertian imsak sendiri diambil dari bahasa Arab yaitu amsaka yumsiku imsak yang berarti menahan. Jadi, dari pengertian menahan, berarti waktu imsak adalah waktu dimulainya untuk menahan segala hal yang membatalkan puasa. Tetapi, di saat imsak masih diperbolehkan untuk makan dan minum, selama belum memasuki waktu subuh. Sayangnya, secara istilah yang umum dipahami mengenai pengertian imsak adalah saat seseorang harus memulai untuk berhenti makan sahur agar tidak terlewat hingga masuk subuh. Sehingga bisa dikatakan bahwa pengertian tersebut kuranglah tepat.

Diriwayatkan oleh Ahmad dalam musnadnya, bahwasannya Nabi SAW bersabda, “Ummatku senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka dan melambatkan sahur,” (H.R. Imam Ahmad dari Abu Zarr r.a.).

Ketentuan waktu imsak sebagai ihtiyath (kehati-hatian) ini didasarkan hadis Rasul yang diriwayatkan dari Sayyidina Anas: Sayyidina Zaid bin Tsabit r.a. berkata, “Kami telah makan sahur bersama-sama Junjungan Nabi SAW, kemudian baginda bangun mengerjakan salat. Sayyidina Anas bertanya kepada Sayyidina Zaid, ‘Berapa lamanya antara azan (Subuh) dengan waktu makan sahur itu?’ Dia menjawab, ‘Sepadan dengan waktu yang dibutuhkan untuk membaca 50 ayat.’”

Hadis ini menunjukkan bahwa jarak atau interval waktu antara bersahurnya Rasul SAW dan azan Subuh adalah kira-kira 50 ayat. Itu artinya Rasul SAW tidak lagi makan sahur sampai berkumandangnya azan subuh. Pada redaksional hadis disebutkan secara jelas bahwa Rasul SAW bersahur dan berhenti kira-kira waktu yang dibutuhkan untuk membaca 50 ayat Alquran sebelum masuk waktu subuh. Inilah yang dipahami oleh para ulama kita, sehingga menetapkan sunnah berimsak sekitar waktu yang dibutuhkan untuk pembaca 50 ayat Alquran tersebut yang diperkirakan setara dengan 10–15 menit.

Itulah sekelumit penjelasan mengenai pengertian imsak. Semoga dengan jelasnya pengertian imsak baik dari segi bahasa dan waktu yang tepat ketika berpuasa dapat membuat kita lebih paham dan tidak melampaui batas dalam beribadah.

Wallahualam bisawab.

Berikut silakan disimak penjelasan lengkapnya oleh Ustadz Adi Hidayat

Sumber: Kepo Syariah

LEAVE A REPLY