Menengok Sejenak Sejarah Hari Ibu

19
mom by pixabay.com

GULANGGULING.COM – Hari Ibu, setiap tahunnya tentu saja banyak dimanfaatkan untuk mengungkapkan rasa sayang dan rasa terima kasih pada Ibunda tercinta. Hari Ibu merupakan perayaan untuk menghomati para Ibu, dan juga memperingati besarnya peran Ibu dalam masyarakat kita. 

Dikutip dari laman wikipedia, Hari Ibu di Indonesia dirayakan secara nasional pada tanggal 22 Desember. Tanggal ini diresmikan oleh Presiden Soekarno di bawah Dekrit Presiden No. 316 tahun 1953, pada ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia 1928. Tanggal tersebut dipilih untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara.

Hari Ibu di Indonesia dirayakan pada ulang tahun hari pembukaan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama, yang digelar dari 22 hingga 25 Desember 1928. Kongres ini diselenggarakan di sebuah gedung bernama Dalem Jayadipuran, yang kini merupakan kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional di Jl. Brigjen Katamso, Yogyakarta. Kongres ini dihadiri sekitar 30 organisasi wanita dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Di Indonesia, organisasi wanita telah ada sejak 1912, terinspirasi oleh pahlawan-pahlawan wanita Indonesia pada abad ke-19 seperti Kartini, Martha Christina Tiahahu, Cut Nyak Meutia, Maria Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, Rasuna Said, dan sebagainya. Kongres dimaksudkan untuk meningkatkan hak-hak perempuan di bidang pendidikan dan pernikahan.

Begitulah secuplik sejarah mengenai Hari Ibu di Indonesia yang pada awalnya tujuan diadakan Hari Ibu berkenaan dengan kepentingan negara. Sekarang ini Hari Ibu diperingati lebih personal, sebagai perlambang rasa terimakasih pada seorang Ibu. Meskipun tidak harus juga menunggu hari Ibu untuk mengungkapkan rasa sayang kita pada orang tua, terutama Ibu.

Tidak ada yang bisa menggantikan sosok seorang ibu, Ibu sudah mengandung kita selama 9 bulan lamanya, dan melindungi kita tanpa ada pernah meminta balasan apa pun dari kita sebagai anaknya. Akan tetapi, meskipun kita ketahui bermacam jasa ibu, seringkali kita melupakan banyak hal paling utama tentang ibu.

Peran seorang Ibu tentu saja tidak berhenti dalam lingkup keluarga saja. Namun seorang Ibu mempunyai pengaruh besar dalam mencerdaskan penerus bangsa. Melahirkan dan membesarkan anak-anaknya dengan segala doa terbaik. Dan kami yakin ketika mendengar kata “ibu” pasti memiliki arti yang sangat besar pada setiap manusia.

Selamat Hari Ibu, selamat mengungkapkan rasa sayang dan cinta pada Ibu tercinta. Selamat menjadi Ibu yang super bagi keluarga dan lingkungannya. Seorang ibu adalah seorang ibu, apapun jabatan atau atribut yang dikenakannya, tetap seorang wanita yang bertanggung jawab dan menyayangi keluarganya.

I love you, Ibu.

Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Ibu

LEAVE A REPLY